MENGATASI KRISIS LITERASI MELALUI KEMITRAAN SEKOLAH DAN KELUARGA: STUDI PADA SISWA SDK SANTO MIKHAEL BALUREBONG
DOI:
https://doi.org/10.61717/jpro.v12i01.223Kata Kunci:
Krisis Literasi, Kemitraan Sekolah dan Keluarga, Prestasi Akademik, SiswaAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mengatasi krisis literasi serta dampaknya terhadap prestasi akademik siswa di SDK Santo Mikhael Balurebong, Kabupaten Lembata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah berlangsung melalui komunikasi rutin, pembagian laporan hasil belajar, pendampingan belajar di rumah, serta program membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena keterbatasan waktu orang tua, rendahnya intensitas komunikasi, serta minimnya fasilitas literasi di rumah. Faktor pendukung utama meliputi kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan dan adanya program literasi sekolah yang konsisten. Penelitian ini juga menemukan bahwa kolaborasi yang lebih intensif mampu meningkatkan motivasi membaca, pemahaman bacaan, dan hasil belajar siswa secara bertahap. Oleh karena itu, penguatan sinergi antara sekolah dan keluarga melalui komunikasi berkelanjutan, pembinaan orang tua, dan penyediaan lingkungan literasi yang kondusif menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas literasi dan prestasi akademik siswa di daerah terpencil.
Unduhan
Referensi
Amalia, R., Suriansyah, A., & Rafianti, I. (2024). Penguatan literasi dasar dalam pembelajaran abad ke-21 di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(1), 12–25.
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2024). Indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) Provinsi NTT tahun 2024. Kupang: BPS Provinsi NTT.
Firdaus, M., & Hadaming, S. (2023). Analisis hasil asesmen nasional terhadap kemampuan literasi siswa di wilayah 3T. Jurnal Evaluasi Pendidikan Indonesia, 11(2), 77–90.
Handayani, E., & Pratiwi, M. (2024). Keterlibatan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar dan prestasi akademik anak sekolah dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 8(1), 44–59.
Hapsari, D. (2024). Pendampingan kolaboratif antara guru dan orang tua dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Literasi Pendidikan, 8(1), 55–67.
Hidayat, A., & Safitri, N. (2023). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar peserta didik. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(2), 76–90.
Kemendikbudristek. (2021). Panduan pelaksanaan gerakan literasi sekolah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2019). PISA 2018 results: What students know and can do (Volume I). Paris: OECD Publishing.
Pratiwi, A., & Ningsih, D. (2023). Peran komunikasi guru dan orang tua dalam pengembangan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(3), 221–230.
Rahman, T., & Sari, P. (2022). Kegiatan literasi rutin dan pengaruhnya terhadap budaya baca siswa sekolah dasar. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 8(3), 150–162.
Rahmadani, F., & Sutarto, A. (2024). Kolaborasi orang tua dan guru dalam membangun budaya literasi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Literasi, 6(1), 15–28.
Saputra, R., & Lestari, M. (2022). Peran kebiasaan belajar mandiri terhadap keterampilan literasi siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan Anak, 7(2), 88–100.
Sari, D., & Setiawan, R. (2023). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar di Indonesia. Jurnal Kajian Pendidikan, 14(1), 33–47.
Sukmawati, N., Yuliana, R., & Kurniawan, D. (2023). Hubungan kemampuan literasi membaca dengan prestasi akademik siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 8(2), 120–131.
Talan, E., Kefi, M., Lodo, P., & Bala, R. (2023). Tantangan budaya literasi di Nusa Tenggara Timur: Sebuah kajian sosial-pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian NTT, 3(1), 50–63.
UNESCO. (2022). Global education monitoring report: Literacy and lifelong learning. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
World Bank. (2023). Learning recovery to acceleration: Policy priorities to support student learning. Washington, DC: The World Bank.
Wulandari, F., & Prasetyo, A. (2023). Penerapan metode pembelajaran aktif dalam mendukung penguatan literasi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 4(1), 22–36.
Keraf, O. A. K., & Dau, Y. L. D. (2021). Pengaruh Pendidikan Katolik Terhadap Perkembangan Karakter Siswa-Siswi Non-Katolik di SDK St. Yoseph 3 Naikoten II Kupang. Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan), 2(2), 95–103. https://doi.org/10.61717/sl.v2i2.52
Yuliani, E. (2022). Pelaksanaan gerakan literasi sekolah sesuai minat dan tingkat perkembangan peserta didik. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 77–88.
-
PDF
⬇ Download PDF: 22
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 PROPHETA: Jurnal Pendidikan dan Kateketik Pastoral

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
PROPHETA: Jurnal Pendidikan dan Kateketik Pastoral